Diduga Oknum LSM di Sulteng Kerap Peras Pejabat dan Kontraktor Morut Berkedok Temuan Proyek

KOLONODALE, Morindonews.com– Dugaan praktik pemerasan berkedok temuan proyek mencuat di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah. Sejumlah pejabat dan kontraktor mengaku resah dengan ulah diduga oknum LSM yang kerap mencari celah proyek lalu meminta uang pengamanan.

Informasi yang dihimpun media ini, oknum tersebut sangat dikenal di kalangan pejabat dan kontraktor Morut. Modusnya, mendatangi lokasi proyek, mempersoalkan pekerjaan yang sedang berjalan, kemudian meminta sejumlah uang agar persoalan tidak diperpanjang.

“Dia datang persoalkan proyek yang kami kerjakan. Setelah itu minta uang supaya masalahnya tidak jadi panjang. Akhirnya kami kasih karena takut,” ujar salah seorang kontraktor yang menjadi saksi korban dan enggan disebutkan namanya kepada media ini, Selasa (23/9/2026).

Saksi lain menyebutkan, dugaan praktik serupa juga dialami oknum anggota DPRD Morut yang mengerjakan proyek. Namun keterangan tersebut masih sebatas pengakuan dan perlu pembuktian lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, identitas oknum LSM tersebut belum dapat diverifikasi secara pasti. Redaksi masih melakukan upaya konfirmasi dan penelusuran lebih lanjut.

Ketua Lembaga Saber Korupsi, Hisam, membenarkan adanya laporan masyarakat terkait dugaan pemerasan tersebut. Ia meminta para korban untuk berani bersaksi secara resmi di hadapan Aparat Penegak Hukum (APH).

Menurut informasi dari para saksi korban, nilai uang yang diminta bervariasi, mulai dari Rp 1 juta hingga puluhan juta rupiah.

“Kasihan yang diperas. Kalau memang ada oknum LSM yang seperti itu, harus dilawan. Jangan takut lapor, bawa buktinya,” tegas Hisam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *